Selasa, 04 Desember 2012

Sunshine and City Lights ( Chapter 3 )


“Ibu, Ayah, Greyson Aku pulang!” Nadine dan Wendy memasuki kediaman keluarga Nadine. Suasana di rumah Nadine memang berbeda sekali dengan suasana mansion Wendy sekarang. Suasana di rumah Nadine berasa hangat, nyaman dan menyenangkan, tidak seperti di rumahnya yang gelap dan sepi.

“Ibu, ada Wendy tuh,” kata Nadine. “Wah Wendy, lama tak jumpa!”.”Selamat Malam Mrs.Bachelor!”. “Ibu hari ini Aku, Greyson dan Wendy tidak ikut dinner, boleh ya?” pinta Gadis blonde itu. “Okay. Jangan pulang lebih dari jam 9 malam,”.”Takkan kulanggar. Ayo Wendy!” Mereka pun segera masuk ke kamar Nadine. Nadine mengobrak-abrik semua isi lemarinya. “Nadine apa yang kamu lakukan?!” Wendy terbelalak melihat semua baju yang berada di tempat tidur dan lemari yang kosong melompong. “Aku akan memilih baju untukku dan untukmu!”.”Tak usah, aku bawa baju ganti kok,” Wendy mengeluarkan knitted socks, hot pants, kaus hitam dan jaketnya. “Sebaiknya kau mandi dulu dan bersiap-siap selagi aku memilih baju,”

Beberapa menit kemudian semuanya sudah siap. Edmund pun sudah sampai di restoran yang dia booking, mereka pun segera pergi.

Malam itu lampu kota bersinar benderang. Wendy tak henti-hentinya melihat lampu-lampu tersebut, sungguh membuatku nyaman, gumam Wendy. “Ayo, kita sudah sampai, Chop Chop!”. Mereka bertiga turun dari taksi dan masuk ke salah satu restoran.

“Edmund!” teriak Nadine. “Sstt, tenanglah sedikit Nadine,” kata Edmund. Nadine pun duduk di sebelah Edmund dan tidak menanggapi celotehan Edmund. “Aku membawa dua teman. Tapi kok kursinya cuma ada dua?”. Edmund kebingungan. “Yah, aku cuma booking dua kursi saja. Kenapa gak bilang dari awal Nadine?”.”Sudah tak apa, kita bisa cari restoran yang lain.” Kata Greyson. “Kan aku yang jadi gak enak sama kalian… atau….”.”eh gak apa-apa kok! Enjoy your date!” sambung Wendy. Wendy dan Greyson berjalan keluar dari restoran. “Mau dinner dimana nih?” Greyson memulai pertanyaannya. “Hmm.. Gimana kalau kita beli pizza terus makan di taman?” usul Wendy. Senyum Greyson mengembang, dia pun menanggapi pendapat Wendy, “Sounds good, let’s go!”. 

To Be Continued....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar